Pemrograman Dasar C/C++
- Pengertian Pemograman Dasar
Pemrograman adalah
proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode
yang membangun sebuah program komputer. Kode ini
ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu
program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau 'pekerjaan' sesuai dengan
keinginan si pemrogram (programmer). Untuk dapat melakukan pemrograman,
diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain
seperti matematika.
Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman .
Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman .
- Pengertian Algoritma
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis
penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Masalah dapat berupa
apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada syarat kondisi awal yang
harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Konsep algoritma sering kali disetarakan dengan sebuah resep.
Sebuah resep biasanya memiliki daftar bahan atau bumbu yang akan digunakan,
urutan pengerjaan dan bagaimana hasil dari urutan pengerjaan tersebut. Apabila
bahan yang digunakan tidak tertera (tidak tersedia) maka resep tersebut tidak
akan dapat dikerjakan. Demikian juga jika urutan pengerjaannya tidak beraturan,
maka hasil yang diharapkan tidak akan dapat diperoleh.
Algoritma yang berbeda dapat diterapkan
pada suatu masalah dengan syarat yang sama. Tingkat kerumitan dari suatu
algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma
tersebut untuk menyelesaikan masalah. Umumnya, algoritma yang dapat
menyelesaikan suatupermasalahan dalam waktu yang singkat memiliki tingkat
kerumitan yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk
menyelesaikan suatu masalah membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi.
- Sejarah Algoritma
Algoritma
berasal dari nama penulis buku, yakni Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa
Al-Khwarizmi yang berasal dari Uzbekistan. Orang Barat menyebut Al-Khwarizmi
dengan Algorism. Pada saat itu, Al-Khwarizmi menulis buku dengan judul Al Jabar
wal-Muqabala yang artinya 'Buku Pemugaran dan Pengurangan' (The book of
Restoration and Reduction). Dari judul buku tersebut, kita juga memperoleh kata
“aljabar” atau biasa dikenal dengan algebra. Abu Abdullah Ibnu Musa
al-Khawarizmi (770M-840M) lahir di Khawarizm (Kheva), kota yang berada di
selatan Sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi
merupakan salah satu ilmuan terkenal di zamannya. Ada beberapa cabang ilmu
matematika yang berhasil ditemukannya, antara lain yang dikenal sebagai
astronom dan geografer. Awalnya, algoritma merupakan istilah yang merujuk
kepada aturan-aturan aritmetis yang berguna untuk menyelesaikan persoalan
dengan menggunakan bilangan numeric Arab. Penggunaan Pertama Pada 1950,
algoritma pertama kali digunakan pada Algoritma Eucliden (Euclid Algorithm).
Euclid sendiri merupakan seorang matematikawan Yunani yang lahir sekitar 350
SM. Euclid menulis buku yang berjudul Element. Di dalam buku tersebut,
dijelaskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common
greatest divisor) dari dua bilangan bulat, yakni m dan n. Namun, Eucliden pada
saat itu tidak menyebutkan bahwa cara yang digunakannya adalah metode
algoritma. Hal tersebut baru disebut sebagai algoritma pada abad-abad modern.
- Macam – Macam Struktur Algoritma
Struktur Dasar Algoritma terdiri dari 3 macam, yaitu :
1. Struktur Sekuensial (runtutan)
Runtunan
merupakan struktur dasar algoritma terdiri dari satu atau lebih instruksi, yang
setiap instruksinya dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisan
algoritma tersebut. Sebuah instruksi dikerjakan setelah instruksi sebelumnya
dikerjakan.
2. Struktur Pemilihan (selection)
Struktur seleksi menyatakan pemilihan langkah yang didasarkan oleh suatu kondisi atau pengambilan suatu keputusan. Struktur ini ditandai selalu dengan bentuk flowcart decision (flowcart yang berbentuk belah ketupat).
Bentuk Instruksi pemilihan :
·
Instruksi IF
Instruksi
ini lebih cocok digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan
nilai dengan operator <, <=, >, >= maupun operator = =,!=.
Bentuk-bentuk unstruksi IF :
Bentuk-bentuk unstruksi IF :
1.
Pernyataan
IF Sederhana
2.
Pernyataan
IF-ELSE
3.
Pernyataan
IF Bertingkat
·
Instruksi
SWITCH
Instruksi
ini lebih cocok dipakai untuk pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan
nilai = =.
3. Struktur Perulangan
Struktur ini
memberikan suatu perintah atau tindakkan yang dilakukan beberapa kali. Misalnya
jika teman mau menuliskan kata “Belajar C” sebanyak sepuluh kali. akan lebih
efisien jika teman menggunakan sturktur ini dari pada sekedar menuliskannya
berturut-turut sebanyak sepuluh kali.
DON'T SPAM
DON'T SARA
DON'T COMMENT ACTIVE LINK
---
GIVE LOGIC ON THE TOPIC
By:Admin